Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Jelbuk

Authors

  • Holida Lafissyah Politeknik Negeri Jember
  • Maya Weka Santi Politeknik Negeri Jember
  • Ida Nurmawati Politeknik Negeri Jember
  • Indah Muflihatin Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/rmik.v2i1.1900

Keywords:

Ketidaklengkapan, Rawat Inap, Rekam Medis

Abstract

Pencapaian kelengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk rata- rata pada bulan Februari sebesar 18,9%, bulan Maret sebesar 15,5%, bulan April sebesar 26,1% kurang dari target kelengkapan yaitu 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk berdasarkan faktor individu, organisasi, dan psikologi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 5 subjek penelitian meliputi  kepala puskesmas, 1 orang dokter, 2 orang perawat, dan 1 orang perekam medis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, USG, dan brainstorming. Hasil penelitian menunjukkan ketidaklengkapan rekam medis rawat inap disebabkan oleh faktor individu karena petugas belum mampu mengisi rekam medis rawat inap dengan lengkap, belum pernah mengikuti pelatihan, dan kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, sedangkan berdasarkan faktor organisasi disebabkan oleh kurangnya tenaga kesehatan untuk kebutuhan pelayanan unit rawat inap dan belum adanya tindak lanjut dari hasil evaluasi pelayanan, kemudian faktor psikologi disebabkan oleh belum pernah dilakukan pemberian reward dan punishment. Upaya perbaikan masalah meliputi melakukan pengajuan adanya pelatihan pengisian rekam medis kepada dinas kesehatan, membuka lowongan kerja melalui pengajuan permintaan tenaga medis kepada dinas kesehatan pada posisi dokter atau perawat, dan melakukan pengajuan permintaan tenaga rekam medis kepada dinas kesehatan.

References

Ayuningrum, T. A., Wijayanti, R. A., Deharja, A., & Santi, M. W. (2020). Pendekatan Sistem Dalam Pengelolaan Rekam Medis di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.

Depkes RI. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Hilmansyah, R. (2021). Analisis Penyebab Tidak Terlaksananya Retensi dan Pemusnahan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Natuna. Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 11(1), 1–7.

Indriani, W. (2016). Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bengkulu. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu.

Kamil, N., Putra, D. S. H., Erawantini, F., & Muna, N. (2020). Evaluasi Kinerja Petugas Distribusi Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.

Kemenkes RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khoiroh, A., dkk. (2020). Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan.

Murni, dkk. (2019). Analisis Kuantitatif Ketidaklengkapan Pengisian Resume Medis Berdasarkan Program Quality Assurance (Suatu Studi di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo). Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(2).

Nurhidayati. (2018). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Resume Medis Rawat Inap di Klinik dr. M. Suherman Jember Triwulan I Tahun 2017. Politeknik Negeri Jember.

Pratiwi, I. (2022). Analisis Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Informed Consent di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 3(3), 203–213.

Pratiwi, M. A. (2021). Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Resume Medis Guna Penunjang Akreditasi di RS Bhayangkara Lumajang. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 2(4), 481–496.

Salim, A. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Dokumentasi Pengkajian Rawat Jalan di Rumah Sakit Awal Bros Batam Tahun 2016. Journal of Hospital Administration and Management, 1(1), 1–9.

Sari, D. R., Wikansari, N., & Ariani, T. (2022). Analisis Kelengkapan Lembar Laporan Operasi pada Rekam Medis Pasien Bedah di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia.

Sinambela, L. P. (2019). Manajemen Kinerja: Pengelolaan, Pengukuran, dan Implikasi Kinerja. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Sudra, R. I. (2017). Rekam Medis. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Sukma, R. S., & Siswati, S. (2017). Tinjauan Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional Distribusi Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi. Indonesian of Health Information Management Journal.

Downloads

Published

2023-09-11

How to Cite

Holida Lafissyah, Maya Weka Santi, Ida Nurmawati, & Indah Muflihatin. (2023). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Jelbuk. Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan, 2(1), 18–25. https://doi.org/10.47134/rmik.v2i1.1900

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.